TRANSFORMASI GEOMETRI
Transformasi pada bidang V adalah fungsi bijektif (satu-satu dan pada) dari V ke V.
Fungsi yang bijektif adalah fungsi yang bersifat :
1. Surjektif ( kodomain harus punya pasangan di domain /kepada)
Artinya bahwa pada tiap titik B V ada prapeta.jadi jika T suatu transformasi maka ada AV sehingga B=T(A). sedemikian sehingga T (A) =B
2. Injektif ( korespondensi satu-satu )
Artinya jika A1 ≠A2 dan T (A1) =B1 ,T(A2) =B2 maka B1≠B2.
Jika A1 A2,T(A1) = B1, T(A2)=B2 maka B1 B2
B.) Jenis –jenis transformasi antara lain :
a. Translasi (Pergeseran)
b. Refleksi (Pencerminan)
c. Rotasi (Perputaran)
d. Dilatasi (Perkalian)
*) Ingat ya...! Suatu fungsi dikatakan transformasi apabila memenuhi syarat yaitu harus bersifat bijektif yaitu serjektif dan injektif.
C.) APA sih manfaat TRANSFORMASI?
Yang nggak tahu angkat tangan! :)
Jelas ada dong, misalnya untuk memindahkan suatu titik atau bangun pada suatu bidang dsb. Yang jelas, Matematika secara "tidak langsung" akan ikut dalam semua kegiatan kita sehari-hari.
Nah, yuk bahas satu-satu!
arah tertentu yang diwakili oleh ruas garis berarah (vector) AB atau dengan suatu pasa- ngan bilangan
Matriks
|
Perubahan
|
Perubahan
|
é
a
ù
ë b |
(x,y)
® (x+a, y+b)
|
F(x,y)
= 0 ® (x-a, y-b) = 0
|
Ket
:
x' = x + a ® x = x' - a y' = y + b ® y = y' -b |
||
- Dua buah translasi berturut-turut é
a ù diteruskan
dengan
ë b û
dapat digantikan dengan é c ù translasi tunggal é a + cù
ë d û
ë b + d û
-
Pada suatu translasi setiap bangunnya tidak berubah.
Pencerminan
terhadap
|
Matriks
|
Perubahan
Titik
|
Perubahan
fungsi
|
sumbu-x
|
é
1
-0 ù
ë 0 -1 |
(x,y)
® (x,-y)
|
F(x,y)
= 0 ® F(x,-y) = 0
|
sumbu
-y
|
é
-1 0 ù
ë -0 1 û |
(x,y)
® (-x,y)
|
F(x,y)
= 0 ® F(-x,y) = 0
|
garis
y = x
|
é
0
1 ù
ë 1 0 |
(x,y)
® (y,x)
|
F(x,y)
= 0 ® F(y,x) = 0
|
garis
y = -x
|
é
-0 -1
ù
ë -1 -0 û |
(x,y)
® (-y,-x)
|
F(x,y)
= 0 ® F(-y,-x)= 0
|
Ket. : Ciri khas suatu matriks Refleksi adalah determinannya = -1
SIFAT-SIFAT
- Dua refleksi berturut-turut terhadap sebuah garis merupakan
suatu identitas,
artinya yang direfleksikan tidak berpindah.
-
Pengerjaan dua refleksi terhadap
dua sumbu yang sejajar, menghasilkan translasi
(pergeseran) dengan sifat:
- Jarak bangun asli dengan bangun hasil sama dengan dua kali jarak kedua sumbu pencerminan.
- Arah translasi tegak lurus pada kedua sumbu sejajar, dari
sumbu pertama ke sumbu kedua. Refleksi terhadap dua
sumbu sejajar bersifat tidak
komutatip.
- Pengerjaaan
dua refleksi terhadap
dua sumbu yang saling tegak lurus,
menghasilkaan rotasi (pemutaran) setengah
lingkaran terhadap titik potong dari kedua sumbu pencerminan.
Refleksi
terhadap dua sumbu yang saling tegak lures bersifat komutatif.
- Pengerjaan
dua refleksi berurutan terhadap
dua sumbu yang berpotongan
akan menghasilkan rotasi (perputaran) yang bersifat:
- Titik potong kedua sumbu pencerminan merupakan pusat perputaran.
- Besar sudut perputaran sama dengan dua kali sudut antara kedua sumbu pencerminan.
- Arah
perputaran sama dengan arah dari sumbu pertama ke sumbu
kedua.
dinotasikan dengan R (P, θ ).
1. Rotasi terhadap titik pusat O(0,0) (dilambangkan dengan R(O, θ )
Jika titik P(x,y) diputar sebesar θ belawanan arah jam terhadap titik pusat O(0,0), maka diperoleh bayangan P ' (x ' , y ' ). Maka:
Jika suatu titik P (x,y) diputar sejauh θ berlawanan dengan arah jam terhadap titik pusat A(a,b) maka bayangannya adalah P ' (x ' , y ' ) dengan:
x ' - a = (x –a) cosθ - (y-b) sinθ
y ' - b = (x – a) sin θ + (y- b) cos θ
rotasi
|
matriks
|
perubahan
titik
|
perubahan
fungsi
|
½
p
|
é0
-1ù
ë1 -0 û |
(x,y)
® (-y,x)
|
F(x,y)
= 0 ® F(y,-x) = 0
|
p
|
é-1
0ù
ë1 -1 û |
(x,y)
® (-x,-y)
|
F(x,y)
= 0 ® F(-x,-y) = 0
|
3/2
p
|
é0
-1ù
ë-1 0 û |
(x,y)
® (y,-x)
|
F(x,y)
= 0 ® F(-y,x) = 0
|
q
|
écosq
-sinq ù ësinq cosq û |
(x,y)
® (x cos
q - y sinq, x sin q
+ y cos q)
F(x,y) = 0 ® F(x cos q + y sin q, -x sin q + y cos q) = 0 |
|
Ket.: Ciri khas suatu matriks Rotasi adalah determinannya = 1
Untuk θ = 90 0 , -90 0 , 180 0 , 270 0 , -270 0 dengan memasukkan nilai θ tersebut didapat tabel sbb:
- Dua
rotasi bertumt-turut mempakan rotasi lagi dengan sudut putar
dsama dengan jumlah kedua sudut
putar semula.
-
Pada suatu rotasi, setiap bangun tidak berubah bentuknya.
Catatan:
Pada transformasi pergeseran (translasi), pencerminan (refleksi) dan perputaran (rotasi), tampak bahwa bentuk bayangan sama dan sebangun (kongruen) dengan bentuk aslinya. Transformasi jenis ini disebut transformasi isometri.
1. Dilatasi terhadap titik pusat O(0,0)
Pemetaannya:
[O, k] : P(x,y) → P ' (kx, ky)
Titik P(x,y) dilatasi terhadap titik pusat A (a,b) dengan factor skala k, didapat bayangan P ' ( x ' , y ' ) dengan:
x ' - a = k(x - a) dan y ' - b = k (y - b)
Dilatasi
|
Matriks
|
Perubahan
titik
|
Perubahan
fungsi
|
(0,k)
|
ék
0ù
ë0 kû |
(x,y)®(kx,ky)
|
F(x,y)=0®F(x/k,y/k)
|
Ket.:
(0, k) merupakan perbesaran atau pengecilan dengan tergantung dari nilai k.
Jika A' adalah peta dari A, maka untuk:
a. k > 1 ® A' terletak pada perpanjangan OA
b. 0 < k < 1 ® A' terletak di antara O dan A
c. k > 0 ® A' terletak pada perpanjangan AO
Admin mau pamit, sekian dan terima kasih mau mampir kemari.
See you agan... :)
nilaianda 85
BalasHapus